Minggu, 13 April 2014

Here I am, sebuah keluarga, sebuah kontribusi

"Melangkahlah selagi masih punya waktu. Bermanfaatlah selagi masih bisa memberikan sesuatu untuk orang lain. Jadilah berguna selama hidup. Jangan hanya diam untuk sebuah perubahan"

Menjadi adalah fitrah sebagai manusia hidup. Selama masih punya kesempatan, pikiran, dan tenaga untuk memberi sesuatu kepada orang lain, kenapa tidak. Berkontribusilah selagi masih diberi waktu untuk melakukan hal-hal terbaikmu. Sekecil apapun yang kamu perbuat, manfaat yang didapat akan jauh lebih besar dari itu.

Dan disinilah salah satu jalan yang saya pilih. Bergerak untuk masyarakat, menyumbangkan peran kecil seorang mahasiswa untuk membangun masyarakat yang lebih baik. Bukan hanya sekedar berorganisasi, tapi bagaimana menjadikannya lebih dari itu, manfaatnya yag luas untuk masyarakat diluar sana.

Diawali dari Departemen Pengabdian Masyarakat BEM KBMK Unsoed. Setaun disini, saya belajar dan mendapatkan banyak hal. Berhadapan dengan masyarakat bukan sebuah hal yang mudah ternyata, penuh kompleksitas dan tantangan yang besar. Membangun sebuah hal yang baru di tengah masyarakat, berbagi sedikit ilmu. Semuanya menyenangkan, sungguh. Terebih saya dipertemukan dengan teman-teman departemen yang luar biasa, keluarga kecil Pengmas yang sungguh tidak akan pernah habis kata untuk menceritakan mereka. Bukan hanya sebuah organisasi, tapi lebih dari itu, keluarga. Takdir yang indah dipertemukan dengan mereka, Mas Ageng, Mas Mumtas, Mba Dona, Mba Ririn, Inggit, Iqbal, Faris, dan sekarang adik-adik kami, Bara dan Dinar.



Karena dorongan dari seorang kakak, disinilah saya sekarang. Community Empowerement ISMKI wilayah 3. Membangun jejaring yang lebih luas, pengalaman yang lebih banyak, memberi manfaat yang lebih besar.

Selasa, 25 Februari 2014

Sajak "Kau Boleh Pergi"

Siang pasti digantikan malam
Sekeras apapun siang bertahan
Matahari pasti tumbang
Dan gelap menyelimuti
Siang pasti pergi
Dan sungguh kau boleh pergi

Kelopak bunga mawar pasti rontok
Sekeras apapun dia ingin mekar lama
Pasti tiba masanya layu
Dan tangkai2 membisu
Bunga mawar pasti pergi
Dan sungguh kau boleh pergi

Hujan pasti reda
Selama apapun dia hendak turun
Pasti tiba masanya habis
Dan menyisakan basah di halaman
Hujan pasti pergi
Dan sungguh kau boleh pergi

Maka
Apalagi urusan perasaan
Cinta bisa berganti benci
Percaya memudar berganti kusam ragu
Pun komitmen menipis berubah jadi lupa
Kau boleh pergi
Sungguh boleh.

Tapi aku akan tetap di sini
Meyakini bahwa
Besok pagi, malam pun akan berganti siang
Mawar baru akan merekah ulang
Dan hujan berikutnya pasti kan datang

Kau sungguh boleh pergi.

*Tere Liye

Sajak "aku rak popo"

Terimakasih sudah menyakitiku
Apapun yang tidak mampu menumbangkan
Justru akan membuatku berdiri semakin tegak

Terimakasih sudah melupakanku
Apapun yang tidak mampu menghapus
Justru akan membuatku semakin diingat

Terimakasih sudah meninggalkanku
Apapun yang tidak mampu membuat sendirian
Justru akan membuatku semakin ramai

Terimakasih sudah merendahkanku
Apapun yang tidak mampu membenamkan
Justru akan membuatku semakin berharga

*repost Darwis Tere Liye

By :
Free Blog Templates